15 49.0138 8.38624 1 1 4000 1 http://imagi.id 300 true

Menikmati Wisata Tersembunyi di Bukit Sejuta Bintang Desa Sunyalangu

imagi.id-Pukul setengah sebelas siang, matarahari bersinar redup saat saya dan sahabat imagi yang lain, Eko Budi Utomo, menggeber sepeda motor menuju kantor kepala desa Sunyalangu. Sebuah desa yang mulai terkenal dengan kopi khasnya, Kopi Sunyalangu. Desa tersebut berada di wilayah kecamatan Karanglewas, sebelah barat daya Purwokerto. Jaraknya  tak terlalu jauh dari pusat kota Purwokerto.

Dari alun-alun kota, kamu bisa mengambil arah Ajibarang, lalu jika sudah sampai di pertigaan pasar Karanglewas, ambil kanan. Ikutilah jalan tersebut hingga sekitar 25 menit untuk sampai di desa Sunyalangu.

Sesampainya di kantor kepala desa, kami mulai pembicaraan mengenai potensi wisata desa tersebut. Dari situlah rasa penasaran kami tentang bukit Gadog semakin bertambah. Usai berpamitan, kami langsung menuju lokasi wisata baru tersebut yang terletak di dusun Cibun. Perjalanan kami tempuh sekitar 15 menit dari kantor kepala desa. Jalanan cukup menantang karena terdiri dari jalan aspal setapak dan di beberapa bagian masih berupa jalan tanah. Belum tersentuh pembangunan.

Namun justru hal tersebut menjadi “wisata” tersendiri. Sebab selama perjalanan adrenalin akan terpompa mengusir stress yang bersarang di kepala. Di kiri kanan jalan kita bisa menikmati suasana segar dari rimbunan pohon yang turut memperindah suasana. Bagi kamu yang menyukai pemandangan sungai, bisa berhenti sejenak dan mengambil foto di jembatan gantung berwarna orange mencolok yang memotong sungai.

bukit sejuta bintang gadog

Desir angin dan hawa segar menyambutku saat kali pertama menjejakkan kaki di area wisata alam Bukit Sejuta Bintang. Sejuk!

Sesampainya di lokasi, rasa lelah selama perjalanan kami terbayar dengan pemandangan indah berupa perbukitan hijau dan hamparan sawah nan luas. Di sisi kanan, ada sungai yang mengalir menambah kesan eksotis. Suasana semakin cantik dengan penataan tempat dan pembangunan gazebo-gazebo yang dilakukan oleh warga. Ada pula rumah pohon yang dapat dijadikan titik pandang untuk view yang lebih luas. Jika datang ke sini sore hari, pemandangan akan lebih eksotis lagi karena kita dapat menikmati sunset yang menggantung di ufuk barat.

Bagi kamu yang membawa pasangan atau ingin memberi pesan asmara, berpose di atas jembatan bambu dengan hiasan berbentuk lambang love tentu patut dicoba.

Sahabat Imagi, Tom, sedang mengekspresikan keberhasilannya menaklukan bukit Sejuta Bintang dengan berpose di jembatan asmara. Rocker!

Di sana, kamu bisa mengabadikan gambar sepuasnya dengan berbagai latar belakang nan ciamik. Di kanan kiri terpampang latarbelakang yang instagramable banget. Kamu cukup merogoh kocek lima ribu rupiah per orang untuk menikmati semua itu. Bagi kamu yang ingin berkemah, telah disiapkan juga camping ground yang sumber airnya cukup dekat. Ohya perlu kamu ingat, jika kamu ke sana diluar hari libur, biasanya tak ada penjual makanan di atas. Jadi tidak ada salahnya untuk menyiapkan bekal dari bawah.

Jika situasi memungkinkan, berhenti sejenak di warung kecil di depan SDN 02 Cibun bisa menjadi pilihan. Di sana kamu bisa menikmati gurihnya cireng dengan isi daging hangat-hangat. Yang menarik, di warung bernama Shinta Caffetaria ini kamu bisa menikmati wifi gratis yang disediakan pemiliknya. Wifi tersebut sangat membantu karena di daerah tersebut tidak ada sinyal. Setidaknya kamu bisa mengupload foto-foto di instragram atau sekedar membalas pesan yang terkirim selama perjalanan. Selamat Berwisata.

Comments

comments

Bagikan:
Kategori:Travel
Artikel Sebelumnya
Menikmati Taman atau Berpetualang Menyusuri Aliran Mata Air Sikopyah Desa Serang
Artikel Selanjutnya
Menginap Sembari Berwisata Alam di Menggala Cottage Baturraden