Inilah yang Harus Kita Persiapkan Ketika Ingin Ngajak Si doi Menikah

Imagi.id – Beberapa orang kerap kali “gagap” ketika ingin mengajak pasangannya menikah. Ya memang menikah merupakan sebuah prosesi yang sakral, saking sakralnya mulut kita ketika akan mengucapkan kalimat sesingkat ini “maukah kau menikah denganku” terasa berat, kaku bahkan membuat seluruh tubuh gemetaran.

Tidak mudah memang namun bagi seorang pria mau tidak mau kelak harus mengucapkanya. Apalagi bagi kita yang sudah mempunyai pasangan dalam waktu yang lama cepat atau lambat harus mengucapkan kalimat itu.

Ilustrasi makan malam sepasang kekasih

Terdengar klise sih namun serius kita perlu untuk mempersiapkanya jauh-jauh hari. Meski hanya sekedar mengucapkan hal tersebut, nyatanya kita memerlukan energi yang cukup besar. Coba saja deh kalau tidak percaya.

Baca juga : Cara agar tidak gampang baper

Nah sekarang kita mulai membedah apa saja yang perlu dipersiapkan ketika akan mengajak pasangan kita menikah. Berikut ulasannya:

Yang pertama adalah mental. Mental merupakan hal pokok yang harus kita persiapkan ketika akan mengajak seseorang untuk menikah. Tanpa mental yang baik maka segalanya akan berjalan kurang maksimal.

Persiapkan apa pun kemungkinan yang akan terjadi bro, baik respon penerimaan maupun penolakan, kita harus tegar menghadapi segala kemungkinan jawaban.

Langkah selanjutnya merupakan hal yang sangat penting. Minta restulah kepada orang tua dan orang yang dituakan kita.

Bilang ke orang tua kita bahwa kita akan mengajak pasangan kita untuk menikah. Mintalah nasehat dari beliau. Kalau orang tua sudah oke oce maka segerlah eksekusi. Namun jika orang tua belum merestui pending dulu bro keinginan kita. Sembari mencari jawaban mengapa orang tua kita belum merestui.

Ajaklah berkomunikasi dengan baik  kenapa orang tua kita belum merestui kita untuk menikah. Jangan memaksakan kehendak. Yang perlu kita yakini orang tua mengininkan yang terbaik untuk anak-anaknya. 

Selanjutnya ajaklah pasangan kita ke tempat yang dia suka. Tempat yang nyaman akan sangat mempengaruhi kelancaran kita berkomunikasi dengan pasangan. Maka jangan salah pilih tempat. Pilih tempat yang tidak terlalu ramai agar kita bisa leluasa “ngobrol” dari hati ke hati dengan pasangan.

Mulai dengan obrolan biasa untuk mencairkan suasana dan buatlah diri kita senyaman mungkin demi kelancaran berbicara kita. Jika tahap itu sudah bisa kita taklukan mulailah arahkan obrolan kita ke obrolan yang lebih serius.

Coba buka dengan pertanyaan ini bro, “kemarin aku dapat undangan nikah temen nih, aduh kita kapan ya?”. Jika sudah, coba lihat responya seperti apa. Jika doi diem tandanya dia laper. Haha…

Baca juga : Kata-kata ampuh meluluhkan cewe

Buat santai lagi bro, udah pesan apa gitu dulu. Pesan makanan kesukaan doi, lalu kembali ngobrol-ngobrol santai namun tetap arahkan topik pembicaraan kearah pernikahan.

Cari momen yang pas, lalu segeralah katakan niatan kita untuk “ngajak” si doi menikah. Pastikan dulu doi sudah selesai makan loh bro. Bisa-bisa malah doi keselek nanti. hehe 

Selamat mencoba semoga berhasil, kalaupun tidak, setidaknya kita sudah menuju  ketahapan berbeda untuk belajar berkomitmen yang tidak semua orang berani untuk menuju tahap tersebut.

Semangat.

Comments

comments